Foto Bersama Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Ketua PKM Corner dan Ketua Tim Pelaksana Program Riset Mahasiswa   (Foto : PKM Corner)

SiMAWA POLIKANT – Baru-baru ini, sebanyak 10 proposal Program Riset Mahasiswa atau PKM dari mahasiswa Politeknik Perikanan Negeri Tual dinyatakan lolos seleksi untuk mendapatkan pendanaan PKM tahun 2023.  Ke-10 proposal penelitian tersebut tentu saja di dampingi oleh dosen pendamping diantaranya dari program studi Teknologi Budidaya Perikanan, Teknologi Hasil Perikanan, Teknologi Penangkapan Ikan, Agrowisata Bahari, Bioteknologi dan Manajemen Rekayasa Hasil Perikanan. Di tahun 2022 jumlah proposal yang diajukan sebanyak 18 proposal dan yang lolos pendanaan adalah 10 proposal, jumlah yang sama pada tahun ini.

Kegiatan ini sebelumnya diawali dengan pelaksanaan pekan ilmiah mahasiswa (PIM), dimana dalam kegiatan PIM ini, dimulai dengan agenda road show ke seluruh program studi dengan tujuan untuk memperkenalkan riset/penelitian kepada mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan workshop penulisan proposal dan pengenalan program kreativitas mahasiswa (PKM) KEMENDIKBUDRISTEK kepada mahasiswa, setelah itu barulah dilakukan proses seleksi kepada proposal-proposal riset yang telah terkumpul.  Kegiatan PIM ini diakhiri dengan penandatanganan kontrak penelitian antara ketua tim peneliti dari mahasiswa dengan Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan pada hari senin tanggal 4 desember 2023.

“Kami mendorong implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Mengajar atau MBKM terkait kegiatan riset di lingkungan kemahasiswaan. Karena itu tim professional skill dibentuk khusus untuk melakukan pemetaan terkait apa yang menjadi kelemahan proposal sebelumnya. Selain itu juga dilakukan sosialisasi yang gencar, pada masing-masing program studi,” terangnya. Hendro Hitijahubessy, S.Si., M.Si. selaku ketua PKM-Corner Politeknik Perikanan Negeri Tual.

Menurut Juliana Ester Kilmanun, salah satu pemenang proposal yang didanai dengan judul Pengembangan Ekstrak Tomat Untuk Inovasi Pakan dalam Upaya peningkatan kualitas warna Ikan Badut Merah Marun. “Ada banyak sekali masalah-masalah atau hal-hal yang bisa kita jadikan peluang untuk diteliti bersama. Saya harap teman-teman cerdas dalam melihat kesempatan-kesempatan ini dan tentunya didukung oleh pedoman penulisan yang terstruktur hal ini secara tidak langsung membantu teman-teman”.

Selain itu Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan yang akrab di panggil Pak Zhaky mengharapkan Program Riset Mahasiswa ini kiranya menjadi sarana yang akan terus memastikan bahwa kampus tidak pernah kekurangan gagasan dan ide Selain mengolah kreativitas dan daya pikir, juga menjadi langkah awal untuk menempa mental dan karakter mahasiswa menjadi pribadi yang lebih berani sehingga kita tak pernah kekurangan talenta cemerlang yang siap membuat lompatan ke depan, katanya. Semoga 10 proposal ini bisa difokuskan dan dikembangkan lagi agar bisa lolos pendanaan PKM dan PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional)” imbuhnya. (√)